Latest Post
21.49
Harga Cengis di Ajibarang Melonjak 100%
Written By banyumascilacap on Selasa, 25 Juni 2013 | 21.49

AJIBARANG, SATELITPOST- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) rupanya langsung memberi dampak kenaikan harga sayuran secara signifikan sekitar 50-100 persen. Seperti yang dituturkan Suliah (58), pedagang sayuran di pasar Ajibarang. Dia mengatakan, sejak sebelum BBM naik sampai BBM naik harga sayuran terus meningkat.
Di antaranya kobis per kilonya semula Rp 3.000 naik jadi Rp 6.000, muncang yang semula Rp 8 ribu jadi Rp 9 ribu per kilogram. Kentang semula Rp 5-6 ribu sekarang Rp 8 ribu per kilogram. Buncis yung semula Rp 4 ribu jadi Rp 6 ribu. “Hampir semua sayuran harganya naik. Buncis, muncang saja yang biasanya tidak ikut naik, sekarang ikut naik harganya kok,” katanya, Senin (24/6).
Yang paling fantastis kenaikan harga cabai merah kriting, cabai merah biasa, dan cabai cengis. Suliah menjelaskan cabai merah kriting awalnya Rp 15 ribu sekarang melonjak jadi Rp 22 ribu per kilogram. Cabai merah biasa hampir sama. “Sedangkan cengis awalnya Rp 12 ribu sekarang jadi Rp 22-24 ribu per kilogram, berarti kan kenaikan mencapai 100 persen,” ujarnya.
Keadaan tersebut cukup memengaruhi daya beli masyarakat. Apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan puasa Ramadan dan Idulfitri. Ia perkirakan harga kebutuhan pokok maupuin sayuran akan semakin tinggi. “Saat ini harga naik karena kenaikan harga BBM, kebutuhan lainnya pasti juga harganya naik, daya beli masyarakat bisa saja akan berkurang,” katanya. (dil)
Sumber: http://satelitnews.co
Label:
Berita Banyumas
21.47
Ada Pungli di Sekolah, Lapor ke Bupati
AJIBARANG, SATELITPOST–Dalam beberapa hari terakhir terpampang papan pengumuman bertuliskan “Anda punya keluhan, saran, atau kritik mengenai pelayanan masyarakat di Kabupaten Banyumas? Silakan sampaikan langsung kepada Bupati Banyumas dengan SMS ke nomor 08112655555″. Pengumuman ini dipasang di sejumlah tempat seperti pasar, sekolah, kantor DPRD, hingga kantor instansi pemerintah lainnya.
Menurut Kabag Humas Pemkab Banyumas, Kamijo SH MSi, hal ini untuk memberikan ruang pada masyarakat yang ingin mengeluhkan kinerja Pemkab Banyumas. “Warga Banyumas silakan mengirim pesan pendek ke nomor yang terpampang terkait dengan kinerja Pemkab Banyumas,” katanya, Selasa (25/6).
Tanpa terkecuali menyangkut pelayanan penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah. Pada tiap pertemuan dengan warga, Bupati Banyumas Ir Achmad Husein juga tak henti-hentinya mengimbau warga untuk menyampaikan saran, kritik, dan keluhan terkait pungutan liar (pungli) atau keluhan lainnya melalui layanan SMS.
“Keluhan warga via SMS itu akan ditampung. Nantinya akan ditindaklanjuti, jika keluhan itu terbukti benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Bupati Banyumas telah menyiapkan petugas khusus untuk menerima keluhan melalui pesan pendek,” lanjut Kamijo. Pesan tersebut lanjutnya, akan disampaikan ke bupati, lalu dilanjutkan ke dinas terkait.
Seorang warga, Muhtarom (50) mengatakan, program pelayanan aduan tersebut membawa angin segar bagi masyarakat. Hal ini, menurutnya, menandakan bupati benar-benar menginginkan masyarakatnya bebas dari praktik pungutan liar sekaligus meningkatkan kinerja pegawai pemkab.
“Ya, baguslah masyarakat jadi akan cepat menyampaikan unek-unek ke bupati. Termasuk bagi sekolah-sekolah di masa pendaftaran siswa baru sekarang ini jadi pada takut untuk menarik pungutan liar yang kadang masih saja terjadi, sehingga masyarakat merasa aman,” ujar pria asal Desa Ajibrang Kulon ini. (ekadila)
Sumber: http://satelitnews.co
Label:
Berita Banyumas
21.18
Kakak Beradik di Ajibarang Derita Lumpuh
KATIMAH (49), warga Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang terbaring di kamar akibat lumpuh yang dideritanya selama puluhan tahun, Selasa (25/6). EKADILA
KAPSIAH (39) dan Katimah (43) warga RT 6 RW 2 Desa Sawangan Kecamatan Ajibarang telah mengidap lumpuh selama 10 tahun. Mereka tak bisa beraktivitas apa-apa, selain tidur dan duduk.
Seperti saat ditemui SatelitPost, Selasa (25/6), Katimah tengah terbaring di kasur yang terletak di ruang belakang rumah. Sedangkan Kapsiah duduk di bangku kayu bersama ibunya, Sawinah (80) yang matanya terkena katarak.
Menurut Muhtadiin, cucu Sawinah, kedua tantenya itu menderita lumpuh sepulang kerja dari Jakarta, beberapa tahun yang lalu.
“Kalau Katimah menderita lumpuh sekitar 10 tahun lalu, kondisi tubuhnya sangat kurus. Sedangkan Kapsiah baru 5 tahunan ini. Padahal mereka dahulu sebagai tulang punggung keluarga,” ujarnya.
Saat petugas kesehatan dari Kecamatan Ajibarang mengunjungi mereka, lanjut Muhtadiin, penyakit lumpuh yang diderita akibat polio. Karena kondisi mereka semakin memburuk, saudara-saudara yang lain akhirnya membantu menafkahi mereka.
“Saya bersama istri saya dan ibu saya bersusah payah mencari rizki untuk membantu menafkahi mereka dengan usaha membuat sangkar burung maupun jual gula kepala,” kata Muhtadiin.
Ia pun bercerita, neneknya, Sawinah memiliki anak delapan. Kapsiah merupakan anak yang ke enam sedangkan Katimah anak ke delapan. “Mereka kini mengharapkan bantuan berupa kursi roda alau alat untuk memapahnya berjalan, agar bisa mudah berjemur kala pagi untuk kesehatan,” ujarnya.
Beruntung, rumah mereka telah direhab oleh Kodim 071 Wijayakusuma, beberapa hari lalu. Sehingga kini terasa lebih layak ditempati dibanding sebelumnya. (ekadila)
Sumber: http://satelitnews.co
Label:
Berita Banyumas
22.37
Jenderal Soedirman
Written By banyumascilacap on Senin, 24 Juni 2013 | 22.37
Jenderal Besar TNI Anumerta Raden Soedirman (Ejaan Soewandi: Soedirman) (lahir di Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah, 24 Januari 1916 – meninggal di Magelang, Jawa Tengah, 29 Januari 1950 pada umur 34 tahun)[a] adalah seorang perwira tinggi militer Indonesia dan panglima besar pertama Tentara Nasional Indonesia yang berjuang selama masa revolusi kemerdekaan.
Soedirman dilahirkan di Purbalingga, Hindia Belanda oleh pasangan wong cilik, lalu diangkat oleh pamannya, yang merupakan seorang priyayi. Setelah dibawa pindah bersama keluarganya ke Cilacap pada akhir tahun 1916, Soedirman tumbuh menjadi siswa yang rajin; ia juga sangat aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, termasuk organisasi pramuka bentukan organisasi Islam Muhammadiyah.
Saat masih di sekolah menengah, Soedirman telah menunjukkan kemampuan sebagai pemimpin; ia juga dihormati dalam masyarakat karena taat pada agama Islam. Setelah keluar dari sekolah guru, ia menjadi guru di sebuah sekolah rakyat milik Muhammadiyah pada tahun 1936; Soedirman akhirnya diangkat sebagai kepala sekolah itu. Soedirman juga aktif dengan berbagai program Muhammadiyah lain, termasuk menjadi salah satu pemimpin organisasi Pemuda Muhammadiyah pada tahun 1937.
Setelah pendudukan Jepang di Indonesia pada tahun 1942, Soedirman terus mengajar. Pada tahun 1944 ia bergabung dengan angkatan Pembela Tanah Air (PETA) yang disponsori Jepang sebagai pemimpin batalyon di Banyumas. Saat menjadi perwira PETA, Soedirman berhasil menghentikan sebuah pemberontakan yang dipimpin anggota PETA lain, tetapi akhirnya ditahan di Bogor.
Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, Soedirman dan tahanan lain melarikan diri. Soedirman kemudian pergi ke Jakarta dan bertemu dengan Presiden Soekarno. Di Jakarta, Soedirman ditugaskan untuk mengurus penyerahan prajurit Jepang di Banyumas, yang ia lakukan setelah mendirikan salah satu cabang Badan Keamanan Rakyat (TKR). Dengan merampas senjata dari Jepang, pasukan yang dipimpin Soedirman dijadikan bagian dari Divisi V 20 Oktober oleh panglima sementara Oerip Soemohardjo; Soedirman dijadikan panglima dari divisi tersebut.
Pada tanggal 12 November 1945, Soedirman terpilih dalam suatu pemilihan Panglima Besar TKR yang diadakan di Yogyakarta. Saat menunggu konfirmasi, Soedirman memimpin suatu serangan terhadap pasukan Sekutu di Ambarawa. Keterlibatannya dalam Palagan Ambarawa membuat Soedirman mulai dikenal di masyarakat luas. Ia akhirnya dikonfirmasikan sebagai panglima besar pada tanggal 18 Desember. Dalam tiga tahun berikutnya Soedirman menyaksikan ketidakberhasilan negosiasi dengan pasukan kolonial Belanda, pertama setelah Persetujuan Linggajati lalu setelah Persetujuan Renville—yang mengakibatkan Indonesia harus menyerahkan wilayah yang diambil oleh Belanda pada Agresi Militer I. Ia juga menghadapi pemberontakan dari dalam, termasuk suatu percobaan kudeta pada tahun 1948. Menjelang kematiannya, Soedirman terserang penyakit tuberculosis; karena infeksi tersebut Ia dirawat di Rumah Sakit suster-suster Katolik "Panti Rapih" Yogyakarta. Paru-parunya yang kanan karena parah sakitnya kemudian dioperasi pada bulan November 1948.
Pada tanggal 19 Desember 1948, beberapa hari setelah Soedirman pulang dari rumah sakit, pemerintah Belanda meluncurkan Agresi Militer II, suatu usaha untuk menduduki ibu kota di Yogyakarta. Meskipun banyak pejabat politik mengungsi ke kraton, Soedirman bersama sejumlah pasukan dan dokter pribadinya menuju ke arah selatan dan melakukan perlawanan gerilya sepanjang tujuh bulan. Awalnya mereka diikuti pasukan Belanda, tetapi akhirnya mereka berhasil kabur dan mendirikan markas sementara di Sobo, dekat Gunung Lawu. Di Sobo ia dan pasukannya menyiapkan Serangan Umum 1 Maret 1949, yang akhirnya dipimpin Letnan Kolonel Suharto. Setelah Belanda mulai mengundurkan diri, pada bulan Juli 1949, Soedirman dipanggil kembali ke Yogyakarta. Meskipun ia hendak mengejar pasukan Belanda, ia dilarang oleh Soekarno. Karena kelelahan setelah berbulan-bulan bergerilya, tuberculosis Soedirman tumbuh lagi; akibatnya ia pergi ke Magelang untuk beristirahat. Ia meninggal kurang lebih satu bulan setelah Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Sekarang Soedirman dikuburkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara di Yogyakarta.
Rakyat Indonesia berduka cita setelah kematian Soedirman; bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh Nusantara dan ribuan orang mengikuti pemakamannya. Sampai sekarang Soedirman sangat disegani di Indonesia. Perang gerilyanya dianggap sebagai asal usul semangat Tentara Nasional Indonesia, termasuk perjalannya yang sepanjang 100 kilometer harus ditempuh oleh kadet Indonesia sebelum mereka lulus dari Akademi Militer. Gambar Soedirman ditampilkan pada uang kertas Rupiah keluaran 1968, dan namanya diabadikan di banyak jalan, museum, dan monumen. Pada tanggal 10 Desember 1964 ia dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
BIODATA SINGKAT:
Soedirman dilahirkan di Purbalingga, Hindia Belanda oleh pasangan wong cilik, lalu diangkat oleh pamannya, yang merupakan seorang priyayi. Setelah dibawa pindah bersama keluarganya ke Cilacap pada akhir tahun 1916, Soedirman tumbuh menjadi siswa yang rajin; ia juga sangat aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, termasuk organisasi pramuka bentukan organisasi Islam Muhammadiyah.
Saat masih di sekolah menengah, Soedirman telah menunjukkan kemampuan sebagai pemimpin; ia juga dihormati dalam masyarakat karena taat pada agama Islam. Setelah keluar dari sekolah guru, ia menjadi guru di sebuah sekolah rakyat milik Muhammadiyah pada tahun 1936; Soedirman akhirnya diangkat sebagai kepala sekolah itu. Soedirman juga aktif dengan berbagai program Muhammadiyah lain, termasuk menjadi salah satu pemimpin organisasi Pemuda Muhammadiyah pada tahun 1937.
Setelah pendudukan Jepang di Indonesia pada tahun 1942, Soedirman terus mengajar. Pada tahun 1944 ia bergabung dengan angkatan Pembela Tanah Air (PETA) yang disponsori Jepang sebagai pemimpin batalyon di Banyumas. Saat menjadi perwira PETA, Soedirman berhasil menghentikan sebuah pemberontakan yang dipimpin anggota PETA lain, tetapi akhirnya ditahan di Bogor.
Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, Soedirman dan tahanan lain melarikan diri. Soedirman kemudian pergi ke Jakarta dan bertemu dengan Presiden Soekarno. Di Jakarta, Soedirman ditugaskan untuk mengurus penyerahan prajurit Jepang di Banyumas, yang ia lakukan setelah mendirikan salah satu cabang Badan Keamanan Rakyat (TKR). Dengan merampas senjata dari Jepang, pasukan yang dipimpin Soedirman dijadikan bagian dari Divisi V 20 Oktober oleh panglima sementara Oerip Soemohardjo; Soedirman dijadikan panglima dari divisi tersebut.
Pada tanggal 12 November 1945, Soedirman terpilih dalam suatu pemilihan Panglima Besar TKR yang diadakan di Yogyakarta. Saat menunggu konfirmasi, Soedirman memimpin suatu serangan terhadap pasukan Sekutu di Ambarawa. Keterlibatannya dalam Palagan Ambarawa membuat Soedirman mulai dikenal di masyarakat luas. Ia akhirnya dikonfirmasikan sebagai panglima besar pada tanggal 18 Desember. Dalam tiga tahun berikutnya Soedirman menyaksikan ketidakberhasilan negosiasi dengan pasukan kolonial Belanda, pertama setelah Persetujuan Linggajati lalu setelah Persetujuan Renville—yang mengakibatkan Indonesia harus menyerahkan wilayah yang diambil oleh Belanda pada Agresi Militer I. Ia juga menghadapi pemberontakan dari dalam, termasuk suatu percobaan kudeta pada tahun 1948. Menjelang kematiannya, Soedirman terserang penyakit tuberculosis; karena infeksi tersebut Ia dirawat di Rumah Sakit suster-suster Katolik "Panti Rapih" Yogyakarta. Paru-parunya yang kanan karena parah sakitnya kemudian dioperasi pada bulan November 1948.
Pada tanggal 19 Desember 1948, beberapa hari setelah Soedirman pulang dari rumah sakit, pemerintah Belanda meluncurkan Agresi Militer II, suatu usaha untuk menduduki ibu kota di Yogyakarta. Meskipun banyak pejabat politik mengungsi ke kraton, Soedirman bersama sejumlah pasukan dan dokter pribadinya menuju ke arah selatan dan melakukan perlawanan gerilya sepanjang tujuh bulan. Awalnya mereka diikuti pasukan Belanda, tetapi akhirnya mereka berhasil kabur dan mendirikan markas sementara di Sobo, dekat Gunung Lawu. Di Sobo ia dan pasukannya menyiapkan Serangan Umum 1 Maret 1949, yang akhirnya dipimpin Letnan Kolonel Suharto. Setelah Belanda mulai mengundurkan diri, pada bulan Juli 1949, Soedirman dipanggil kembali ke Yogyakarta. Meskipun ia hendak mengejar pasukan Belanda, ia dilarang oleh Soekarno. Karena kelelahan setelah berbulan-bulan bergerilya, tuberculosis Soedirman tumbuh lagi; akibatnya ia pergi ke Magelang untuk beristirahat. Ia meninggal kurang lebih satu bulan setelah Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Sekarang Soedirman dikuburkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara di Yogyakarta.
Rakyat Indonesia berduka cita setelah kematian Soedirman; bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh Nusantara dan ribuan orang mengikuti pemakamannya. Sampai sekarang Soedirman sangat disegani di Indonesia. Perang gerilyanya dianggap sebagai asal usul semangat Tentara Nasional Indonesia, termasuk perjalannya yang sepanjang 100 kilometer harus ditempuh oleh kadet Indonesia sebelum mereka lulus dari Akademi Militer. Gambar Soedirman ditampilkan pada uang kertas Rupiah keluaran 1968, dan namanya diabadikan di banyak jalan, museum, dan monumen. Pada tanggal 10 Desember 1964 ia dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
BIODATA SINGKAT:
| Jenderal Besar Soedirman | |
| Lahir | Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah |
|---|---|
| Meninggal | Magelang, Jawa Tengah, Indonesia |
| Pengabdian | Kekaisaran Jepang (1944–1945) Indonesia (1945–1950) |
| Lama dinas | 1945–1950 |
| Pangkat | Jenderal Besar Anumerta Bintang Lima (1997) |
| Kesatuan | TKR/TNI Divisi V / Banyumas Batalyon Kroya |
| Komando | Panglima Besar TKR / TNI (pangkat Jenderal) Panglima Divisi V / Banyumas(pangkat Kolonel) Komandan Batalyon Kroya, Jawa Tengah |
| Perang | Palagan Ambarawa Serangan Umum 1 Maret 1949 Perang Kemerdekaan Indonesia |
| Penghargaan | Pahlawan Pembela Kemerdekaan |
Label:
Tokoh Banyumas Cilacap
05.54
Nomer Khusus Bupati Kanggo Penanganan Bencana
Sedulur kabeh ono info ki, Kabupaten banyumas kelebu daerah rawan bencana.
Mulane para warga pada sing ati2 lan waspada kanggo ngadepi bencana kuwi mau. Umpamane nang nggone rika pada ana kedaden bencana alam, apa kue tanah longsor, gempa bumi, banjir, angin lisus lan liane, aja rikuh pekewuh, SMS bae maring nomer khusus Bupati nggo berita bencana neng 0811.2262.9333.
Mugo-mugo info ini migunani marang wargo Banyumas kabeh.
Salam,
Admin.
Label:
Berita Banyumas
05.35
156 Pelajar dan Santri Ikuti MTQ XXV dan MHQ X Tingkat Kabupaten Banyumas 2013
Sebanyak 156 peserta yang merupakan pelajar dan santri perwakilan dari 27 kecamatan se-Kabupaten Banyumas mengikuti Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MHQ) Umum XXV dan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Pesantren X tingkat Kabupaten Banyumas Tahun 2013 yang dilaksanakan di Kompleks Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas.
Peserta sejumlah tersebut terbagi kedalam 8 cabang lomba, dari 2 kategori yang dilombakan selama 2 hari, mulai Selasa hingga Rabu (18-19 Juni 2013). Kedua kategori tersebut yaitu Cabang Tilawatil Qur’an yang meliputi golongan Anak-anak Putra dan Putri, golongan Remaja Putra dan Putri, serta golongan Dewasa Putra dan Putri yang dilombakan di hari pertama.
Sedangkan 5 cabang lainnya dari Kategori Hifdzil Qur’an yang meliputi golongan 1 Juz dan Tialwah putra dan putri, golongan 5 juz dan tilawah putra dan putri, golongan 10 juz putra dan putri, golongan 20 juz putra dan putri, serta golongan 30 juz putra dan putri dilombakan pada hari kedua.
Drs Bambang Sucipti MPd I, Kepala Kantor Kemendag Kabupaten Banyumas selaku Ketua Panitia Penyelenggara menjelaskan, hasil kejuaraan penyelenggaraan MTQ Umum XXV dan MHQ Pesantren X tingkat Kabupaten Banyumas tahun 2013 ini apabila memenuhi syarat standar minimal MTQ akan diikutkan pada Musabaqoh tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 2-5 Juli 2013 di Asrama Haji Donohudan Boyolali.
Pembukaan MTQ XXV dan MHQ Pesantren X secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Ir Mayangkoro di Pendopo Sipanji pada Selasa (18/6), dihadiri antara lain para Asisten Sekda; kepala dinas/instansi terkait; kabag di lingkungan Setda; para camat, kepala KUA, penyuluh Agama Islam dan pengawas pendidikan Agama Islam, serta ketua LPTQ kecamatan se-kabupaten Banyumas.
Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein dalam sambutan yang dibacakan Sekda mengajak seluruh umat Islam untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas membaca Al-Qur’an (tadarrus) dan mengkhatamkannya secara berkesinambungan sehingga bisa menjadi sebuah long life education, serta menjadikan belajar baca tulis Al-Qur’an sebagai hal pertama dan utama bagi anak-anak.
Selanjutnya Husein mengatakan, berbagai kegiatan musabaqoh, seperti halnya MTQ dan MHQ ini perlu terus ditingkatkan bahkan dikembangkan, untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan dan mendorong semangat dalam memahami, menghayati dan mengamalkan isi kandungan Kitab Suci Al-Qur’an.
Di akhir sambutannya Husein berharap penyelenggaraan MTQ dan MHQ tingkat Kabupaten Banyumas dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin. Kepada seluruh peserta Husein berpesan agar mereka mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, percaya diri dan konsentrasi yang tinggi, serta mematuhi peraturan dan tata tertib yang berlaku. “Mudah-mudahan kalian berhasil meraih prestasi terbaik, dan menjadi duta Kabupaten Banyumas pada musabaqoh tingkat Provinsi Jawa Tengah” katanya.
Sumber: http://www.banyumaskab.go.id/
Label:
Berita Banyumas
05.10
SBY akan blusukan lagi, temui petani di Gunung Slamet
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan mengunjungi petani hortikultura di kawasan lereng Gunung Slamet di Kabupaten Tegal. Sebelumnya, SBY mengunjungi warga yang tinggal di Taman Hutan Nasional Gunung Gede Pangrango.
"Kunjungan presiden rencananya pada minggu pertama Februari 2013," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Hadi Prabowo usai rapat persiapan kunjungan Presiden di Semarang, Jumat (11/1) seperti dilansir Antara.
Menurut Hadi, Presiden dijadwalkan mengunjungi Desa Tuwel, Kabupaten Tegal yang merupakan salah satu sentra hortikultura, khususnya sayuran.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Jawa Tengah Aris Boediono menambahkan keterangan bahwa pada kunjungan tersebut Presiden juga dijadwalkan melakukan dialog dengan para petani.
Dia menjelaskan terdapat dua titik yang rencananya akan dikunjungi Presiden untuk berdialog.
Aris Boediono menuturkan bahwa produk hortikultura dari kawasan lereng Gunung Slamet itu telah menembus pasar ekspor. Menurut dia, produk hortikultura unggulan kawasan itu, yakni cabai merah. "Cabai merah ini bahkan sudah di ekspor ke Singapura," katanya.
Pada kunjungan tersebut, lanjut dia, juga belum direncanakan mengenai panen yang kemungkinan dilakukan oleh Presiden Yudhoyono.
"Masih dibahas apakah akan ada panen oleh Bapak Presiden karena tanaman hortikultura ini sangat tergantung oleh cuaca," katanya.
"Kunjungan presiden rencananya pada minggu pertama Februari 2013," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Hadi Prabowo usai rapat persiapan kunjungan Presiden di Semarang, Jumat (11/1) seperti dilansir Antara.
Menurut Hadi, Presiden dijadwalkan mengunjungi Desa Tuwel, Kabupaten Tegal yang merupakan salah satu sentra hortikultura, khususnya sayuran.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Jawa Tengah Aris Boediono menambahkan keterangan bahwa pada kunjungan tersebut Presiden juga dijadwalkan melakukan dialog dengan para petani.
Dia menjelaskan terdapat dua titik yang rencananya akan dikunjungi Presiden untuk berdialog.
Aris Boediono menuturkan bahwa produk hortikultura dari kawasan lereng Gunung Slamet itu telah menembus pasar ekspor. Menurut dia, produk hortikultura unggulan kawasan itu, yakni cabai merah. "Cabai merah ini bahkan sudah di ekspor ke Singapura," katanya.
Pada kunjungan tersebut, lanjut dia, juga belum direncanakan mengenai panen yang kemungkinan dilakukan oleh Presiden Yudhoyono.
"Masih dibahas apakah akan ada panen oleh Bapak Presiden karena tanaman hortikultura ini sangat tergantung oleh cuaca," katanya.
Label:
Aneka Banyumas
05.08
Gaya Presiden SBY saat di lereng Gunung Slamet
LENSAINDONESIA.COM: Kunjungan Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono ke Gunung Slamet, Jawa Tengah, Kamis (21/02/2013), menimbulkan berbagai spekulasi. Yang paling menguat, sisi mistik mendominasi kedatangan kepala negara ke tempat itu.
Beberapa pengamat menilai, kedatangan SBY ke Gunung Slamet adalah pertanda kalau SBY sedang mengalami kegalauan berat dalam pemerintahannya, termasuk kehidupan pribadi dan keluarganya.
Misi spiritual yang dilakukan SBY, menurut Anhar, sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada kekuasaan yang kini digenggam oleh SBY.
“Karena SBY pasti lengser, kan sudah tidak mungkin menjabat lagi. SBY sudah tidak mungkin memperkuat kekuasaan,” ujarnya.
Anhar hanya heran dengan prilaku SBY yang ke Gunung Slamet. Sebab selama ini ia selalu dikenal sebagai orang yang mengedepankan rasionalitas.
“Sepertinya ada kontradiksi. Tapi mungkin ada tujuan lain,” tegasnya.
Kunjungan SBY ke Gunung Slamet untuk Misi Spiritual?
Editor: Rizal Hasan | Kamis, 21 Februari 2013 17:10 WIB, 123 hari yang lalu
Beberapa pengamat menilai, kedatangan SBY ke Gunung Slamet adalah pertanda kalau SBY sedang mengalami kegalauan berat dalam pemerintahannya, termasuk kehidupan pribadi dan keluarganya.
Baca juga: Presiden SBY buka Jakarta Fair 2013 dan Ribuan umat Budha ikuti puncak prosesi Waisak di Candi Borobudur
Anhar Gonggong, sejarawan senior dari Universitas Indonesia, menduga kunjungan SBY ke tempat itu berkaitan dengan kekuasaan dan masalah yang sedang mendera sang presiden.Misi spiritual yang dilakukan SBY, menurut Anhar, sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada kekuasaan yang kini digenggam oleh SBY.
“Karena SBY pasti lengser, kan sudah tidak mungkin menjabat lagi. SBY sudah tidak mungkin memperkuat kekuasaan,” ujarnya.
Anhar hanya heran dengan prilaku SBY yang ke Gunung Slamet. Sebab selama ini ia selalu dikenal sebagai orang yang mengedepankan rasionalitas.
“Sepertinya ada kontradiksi. Tapi mungkin ada tujuan lain,” tegasnya.
Label:
Aneka Banyumas
04.54
Batang, Antara Jateng - Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah menyiapkan beberapa penembak jitu yang akan ditempatkan pada sejumlah titik rawan pada pengamanan arus mudik Lebaran 2013.
Kepala Polda Jateng, Inspektur Jenderal Polisi Dwi Priyatno, usai pengecekan pengamanan Ramadhan di Batang, Senin mengatakan bahwa penempatan penembak jitu di beberapa titik rawan sebagai upaya memberikan keamanan dan kenyamanan kepada pemudik.
"Pada operasi 'Ketupat Candi', kami akan menurunkan dua pertiga kekuatan. Para personel itu akan ditempat pada titik-titik berat sebagai upaya melakukan pencegahan," katanya.
Menurut dia, dalam kesiapan pengamanan Lebaran 2013, polda akan dibantu oleh fungsi lain sehingga semua persoalan yang kemungkinan bisa terjadi dapat segera diselesaikan.
"Kami dibantu fungsi lain akan melakukan patroli sebagai upaya mempersempit kesempatan para pelaku melakukan tindak kejahatan," katanya.
Terkait dengan adanya perbaikan jalan dan jembatan yang kemungkinan dapat menghambat kelancaran arus mudik, kapolda mengatakan bahwa polda akan menyerahkan masalah itu pada masing-masing polres setempat.
"Tentunya, kami akan bekerja sama dengan instansi lain agar bagaimana masalah itu tidak sampai menghambat perjalanan arus mudik," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Komisaris Besar Djihartono, menambahkan untuk mengantisipasi penyalagunaan senjata api yang dipegang polisi, polda secara ketat dan periodik melakukan tes psikologi sebanyak dua kali dalam setahun.
"Polisi yang lolos tes psikologi belum tentu mendapatkan kesempatan menggunakan senjata api karena kami akan mempertimbangkan aspek lain, seperti kedisiplinan, perilaku, dan fungsinya," katanya.
Amankan Lebaran, Polda Siapkan Penembak Jitu
Oleh : Kutnadi
Ilustrasi - Seorang penembak jitu (Foto Antara)
Batang, Antara Jateng - Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah menyiapkan beberapa penembak jitu yang akan ditempatkan pada sejumlah titik rawan pada pengamanan arus mudik Lebaran 2013.
Kepala Polda Jateng, Inspektur Jenderal Polisi Dwi Priyatno, usai pengecekan pengamanan Ramadhan di Batang, Senin mengatakan bahwa penempatan penembak jitu di beberapa titik rawan sebagai upaya memberikan keamanan dan kenyamanan kepada pemudik.
"Pada operasi 'Ketupat Candi', kami akan menurunkan dua pertiga kekuatan. Para personel itu akan ditempat pada titik-titik berat sebagai upaya melakukan pencegahan," katanya.
Menurut dia, dalam kesiapan pengamanan Lebaran 2013, polda akan dibantu oleh fungsi lain sehingga semua persoalan yang kemungkinan bisa terjadi dapat segera diselesaikan.
"Kami dibantu fungsi lain akan melakukan patroli sebagai upaya mempersempit kesempatan para pelaku melakukan tindak kejahatan," katanya.
Terkait dengan adanya perbaikan jalan dan jembatan yang kemungkinan dapat menghambat kelancaran arus mudik, kapolda mengatakan bahwa polda akan menyerahkan masalah itu pada masing-masing polres setempat.
"Tentunya, kami akan bekerja sama dengan instansi lain agar bagaimana masalah itu tidak sampai menghambat perjalanan arus mudik," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Komisaris Besar Djihartono, menambahkan untuk mengantisipasi penyalagunaan senjata api yang dipegang polisi, polda secara ketat dan periodik melakukan tes psikologi sebanyak dua kali dalam setahun.
"Polisi yang lolos tes psikologi belum tentu mendapatkan kesempatan menggunakan senjata api karena kami akan mempertimbangkan aspek lain, seperti kedisiplinan, perilaku, dan fungsinya," katanya.
Editor : Mahmudah
Label:
JATENG
04.50
Asal-usul basa ngapak, versi cah Kairo
Oleh Ahmad Hujaj Nurrohim pada 7 November 2012 | Dibaca 854 kali
Dulur-dulur kepriwe kabare? pada sehat mbok? ya sukurlah nek kaya kuwe..
Gie aku kepengin dopokan setitik.. diomong ngarang ya ngarang, tapi ya sitik-sitik ana buktine..
Gie aku kepengin dopokan setitik.. diomong ngarang ya ngarang, tapi ya sitik-sitik ana buktine..
Kenangapa dewek wong Cilacap kie diarani wong NGAPAK? sapa sing ngarani? nah gue pitakon sing sering ditakokna.
Sengertiku, cara umume, logat basa Jawa dibagi dadi 3: yaiku NGAPAK, BANDEK , sing nomer telu jenenge BADEOL..
Bahasa jawa NGAPAK, digunakna nang wong karesidenan Banyumas, termasuk Cilacap, terus mandan ngulon titik tekan Brebes lan Tegal. Basa jawa BANDEK diomongna nang wong Kebumen sebelah wetan, Wonosobo, lan teruus ngetan tekan pol pulau Jawa. Nah bahasa jawa BADEOL gue sing diomongna nang wong Cirebon.
Dulur-dulur, sapa sing ngarani NGAPAK, bandek atawa badeol? sing ngarani ya wong sing ora nglakoni. Maksude? wong sing ngomonge “apa-apa” diarani NGAPAK nang wong sing ngomonge “opo-opo”. Sewalike, wong sing ngomonge “opo-opo” disebut BANDEK nang wong sing ngomonge “apa-apa”. Nah, wong Cirebonan, diarane BADEOL nang wong luar Cirebonan.
Ringkese, masing-masing kelompok sing njenengi kelompok liyane. Dadi, ora aneh nek ana wong Cilacap sing urung tahu lunga-lunga, ora ngerti nek logate jeneng logat NGAPAK. semana uga, wong wetanan akeh sing ora ngerti nek logate jenenge logat BANDEK. Wong BADEOL ya pada bae kaya gue..
Kaya gue sedulur..
Ana lupute njaluk ngapura ya..
Ringkese, masing-masing kelompok sing njenengi kelompok liyane. Dadi, ora aneh nek ana wong Cilacap sing urung tahu lunga-lunga, ora ngerti nek logate jeneng logat NGAPAK. semana uga, wong wetanan akeh sing ora ngerti nek logate jenenge logat BANDEK. Wong BADEOL ya pada bae kaya gue..
Kaya gue sedulur..
Ana lupute njaluk ngapura ya..
Label:
Ngapak-ngapak
04.44
Brada…Lan Sista
Pada ngerti apa ora nang apa kox nek nang pombensin di larang dolanan handphone….?
Udu Mung go alasan thox lohh……!!!!
Alesane nang pombensin dilarang dolanan Handphone
Oleh Rohman Alhayat pada 9 November 2012 | Dibaca 763 kali
Pada ngerti apa ora nang apa kox nek nang pombensin di larang dolanan handphone….?
Udu Mung go alasan thox lohh……!!!!
Ora karena nek hpne dadi rusak, hahaha…
Jarene sih nek hp di uripna di perekna pengisian bahan bakar bisa meledakan pom bensin……!!!!!! Esih Ora percaya??!!!
Cekidot…..
Jarene sih nek hp di uripna di perekna pengisian bahan bakar bisa meledakan pom bensin……!!!!!! Esih Ora percaya??!!!
Cekidot…..
Pada Njajal yuh bereksperimen kanggo mbuktikna bahayane go HP ning Pom bensin. yuh siapna bahan bahane lan peralatan sing di perlukna :
1. Panci datar utawa teflon..
2. 3 lembar kartu/kertas. contone kartu manila, tapi aja ngango kartu kredit utawa kartu ATM, apa maning sim card.
3. Selembar aluminium foil utawa kertas berlapis timah.
4. Terus siapna handphone gan diuripna yaa ..
5.Sing terakhir dwek Bensin. bisa tuku disit bensin pa njuput ning tangki motor
bahaya-hp-hidup-dipombensin-1.jpg
terus disusun kaya gambar ngisor kie
bahaya-hp-hidup-dipombensin-2.jpg
Letakkan aluminium foil di atas kartu/kertas
Letakkan aluminium foil di atas kartu/kertas
bahaya-hp-hidup-dipombensin-3.jpg
Siramna minyak di sekitar kartu dan terus go HP mu go telpon wong
Bensin pun kebakar dengan hebat
mantep kan? Kenapa kox bisa kaya kue? geh penjelasane!!!
HP, ternyata selain bisa ngetokna frekwensi tinggi, juga bisa ngetokna bunga api (meskipun kecil sekali, ya mung seukuran 1 mikron. 1 mikron = 1/100 mm). Percikan geni kie timbul di sekitare antena koil, akibate beda potensial tegangan sing cukup duwur.
terus lampu LED (Light Emitting Diode) sing ngetokna cahaya. LED sing di anggo ning HP beda karo LED sing di dol ning pasaran elektronika. LED ning HP ternyata ‘telanjang’ (langsung terlihat filamen diodanya kontak dengan udara bebas) beda dg LED toko yg diberi selubung tabung dari plastik sehingga filamennya terlindung.
Pada saat led menyala, maka akan timbul pijar. Nah pijar dan percikan api dari koil tadi yg kadang-kadang bikin orang jadi berpikir paranoid meledak. Percikan api dan LED tersebut sebenarnya tidak cukup untuk menyulut uap bensin (benzena C4H8O12) di udara terbuka. tapi Lain cerita jika udara yang ada sudah cukup jenuh sekali dengan uap bensin tersebut. Jika cukup jenuh, maka uap bensin tersebut akan dapat terbakar oleh percikan yg cukup kecil tersebut. Efeknya ya ledakan (njeblug). (jadi tidak ada salahnya kita tidak menggunakan
hp saat pengisian bahan bakar).
hp saat pengisian bahan bakar).
Kejadian ini sama saja dengan tabung gas yang bocor di dalam rumah. Gas elpiji yg bocor akan menempati bagian bawah rumah (lebih berat dari udara). Tapi gas elpiji merupakan tingkatan lebih tinggi dari bensin (lebih mudah terbakar atau dengan kata lain oktannya tinggi).
Nah, kalau ada gas elpiji bocor dalam rumah, berarti udara dalam rumah akan jenuh dengan gas elpiji. Maka kita dilarang keras untuk menyalakan lampu listrik.
Sebenarnya bukan lampunya yang bikin terbakar, tetapi percikan bunga api di saklar lampu pada saat kita menyalakan lampu tersebut. Sering terjadi kan kalau kita menyalakan lampu (apalagi yang wattnya tinggi), di saklarnya sering muncul bunga api kecil!
gimana bro….sis ? esih ora percaya?
Njajal ring pombensin terus uripna hpmu lan cedakna ke pomnya…
Wakaakakakakak jian ora apa apa ya bahasane Campur aduk hehehhe
Njajal ring pombensin terus uripna hpmu lan cedakna ke pomnya…
Wakaakakakakak jian ora apa apa ya bahasane Campur aduk hehehhe
semoga bermanfaat
Label:
Ngapak-ngapak
04.27
Cilacap = Madinah Munawwaroh
Oleh Ahmad Hujaj Nurrohim pada 16 November 2012 | Dibaca 446 kali
Mbuh kepriwe, wong nek nganggo merek luar negeri koh keton sangar yah, dulur-dulur. Klambine produk luar negeri dadine tambah nggaya. Kerjane nang luar negeri rasane dadane luwih amba. Sekolaeh nang luar negeri dadi tambah gede rumangsa. Ya kaya guwe lah, padahal sih ora mesti sing kang luar negeri luwih apik tinimbang sekang dalam negeri.
Ngomong-ngomong produk luar negeri, aku nek kenalan nang forum-forum tertentu uga sering ngaku lahiran luar negeri. Biasane aku ngakune lahiran Madinah Munawwaroh. Sontak bae, wong-wong pada gumun, wooww,, lahiran luar negeri.. padahal aku asli lairan Bangsari, Bantarsari, Cilacap.
Bar guwe tek terangna, bahwa “Madinah” nang bahasa Indonesia diartekna dadi “kota”, nek “munawwaroh” diartekna “bercahaya”. Nah, dulur-dulur, ngerti ora sing dijuluki kota bercahaya? ya kotane dewek, yaiku Cilacap. Mbasa kaya guwe, wong-wong gari pada gemuyu hahaha…ana-ana bae !
Bar guwe tek terangna, bahwa “Madinah” nang bahasa Indonesia diartekna dadi “kota”, nek “munawwaroh” diartekna “bercahaya”. Nah, dulur-dulur, ngerti ora sing dijuluki kota bercahaya? ya kotane dewek, yaiku Cilacap. Mbasa kaya guwe, wong-wong gari pada gemuyu hahaha…ana-ana bae !
Dadi aku sering pamer aring wong-wong, padahal anu guyonan, bahwa Madinah nang ndunya giye ana loro, siji nang Saudi Arabia, siji maning nang Indonesia. Sing nang Saudi jenenge Madinah temenan, sing nang Indonesia anu Madinah terjemahan.
Ayuh pada ndadekna kotane dewek kota sing bener-bener bercahaya. Bercahaya lahir wujud akeh lapangan kerja, bercahaya batin wujud tentreme ati lan pengamalan akhlak mulia
Label:
Ngapak-ngapak
04.26
Jalur Banjarnegara-Dieng Diperbaiki
BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Lantaran jalur utama wisata menuju Dieng tengah diperbaiki di wilayah Wonosobo, membuat jalur utama itu ditutup sejak 1 Juni - 31 Juli mendatang. Karena itulah, jalur wisata ke Dataran Tinggi Dieng dialihkan melalui Banjarnegara-Krangkobar-Wanayasa-Batur-Dieng.
"Untuk itu sejumlah ruas jalan yang rusak juga akan diperbaiki supaya lalu lintas wisata lancar. Kami sudah koordinasi dengan Bina Marga Provinsi Jateng dan kini mulai dilakukan pemeliharaan jalan," kata Bupati Sutedjo Slamet Utomo, Kamis (20/6).
Harapannya pada saat pagelaran Dieng Culture Festival (DCF) tidak ada kendala untuk urusan transportasi. Pengunjung tetap bisa datang dengan lancar ke Dieng melalui Banjarnegara.
"Ada atraksi utama cukur rambut gimbal anak-anak Dieng. Ini acara ritual tahunan yang selalu menarik perhatian wisatawan. Home stay sudah dipesan semua sehingga harapannya bisa memberi manfaat ekonomis bagi warga," katanya.
Label:
Berita Banyumas
04.22
Lagi, PT KAI Peringatkan 24 Penghuni Lahan Stasiun Purwokerto
PURWOKERTO, suaramerdeka.com - PT KAI Daop 5 Purwokerto kembali menyurati para penghuni lahan miliknya di dua lokasi strategis Purwokerto, wilayah Jalan Stasiun dan jalan Kober.
Kepala Humas PT KAI DAOP 5 Purwokerto, Surono mengatakan, surat tersebut dilakukan dengan mengirimkan surat peringatan kedua pada Jumat (21/6). ''Pemberitahuan kedua kepada disampaikan kepada 24 penghuni lahan milik PT KAI disebelah timur stasiun Purwokerto yang akan ditertibkan agar segera mengosongkan lokasi paling lambat 30 Juni ini,'' kata Surono, Jumat (21/6).
Surat peringatan ini, katanya akan dilayangkan kembali sebelum akhir batas pengosongan. Jika tidak juga mengosongkan lahan, pihaknya mengancam akan memindahkan secara paksa. "PT KAI akan melakukan pengosongan lahan secara paksa jika sampai batas waktu yang ditentukan para penghuni tidak mengosongkan sendiri lahan tersebut,'' tegasnya.
Ditambahkan, awalnya 24 penghuni yang menempati lahan milik PT KAI tersebut menempati lahan dengan menyewa kepada PT KAI. Namun sejak tahun 2009 PT KAI tidak lagi memperpanjang kontrak sewa sehingga tidak memungut uang sewa dari mereka.
"Praktis sejak tahun 2009 secara hukum tidak ada lagi hubungan kontrak sewa menyewa antara PT KAI dengan para penghuni,'' katanya, mnegharapkan penghuni dapat secepatnya mengosongkan lahan yang bukan menjadi haknya tersebut.
Surono juga membeber temuan di lapangan, diantara 24 penghuni lahan tersebut ada beberapa yang dengan tanpa hak memanfaatkan guna menyewakannya hingga memperjualbelikan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan pihaknya.
Ditambahkan, langkah tersebut sebagai wujud PT KAI Daop 5 Purwokerto akan tetap konsisten pada rencana penataan stasiun Purwokerto, diantaranya dengan memperluas lahan parkir yang saat ini kondisinya sudah sangat tidak memadai.
Perluasan lahan parkir stasiun ini direncanakan dengan mengepras lahan milik PT KAI untuk menggeser jalan Stasiun kearah timur. Disamping memperluas lahan parkir untuk pelayanan, penataan ini juga untuk memberikan kontribusi terhadap keindahan kota, khususnya di lingkungan stasiun Purwokerto.
Label:
Berita Banyumas
04.17
Antisipasi Bencana, BPBD Bina Relawan
UPACARA PEMBUKAAN: Sebanyak 50 relawan mengikuti pelatihan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Senin (24/6). (suaramerdeka.com/ M Syarif SW)
BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Banyaknya jumlah relawan yang kerap membantu penanggulangan bencana dan pengungsi, perlu mendapat pengetahuan yang memadahi. Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara menggelar pembinaan terhadap 50 relawan selama empat hari mulai Senin (24/6).
"Ini merupakan upaya kami menjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih intens dengan para relawan. Sebab selama ini mereka sudah sering membantu kami dalam menangani berbagai bencana yang ada," kata Tursiman, Kepala BPBD Banjarnegara.
Selain diajarkan pengetahuan mengenai kebencanaan, cara pencegahan dan penanganan bila ada kejadian, relawan juga dikenalkan berbagai peralatan yang ada di BPBD. Antara lain pemadam kebakaran, pendirian tenda untuk pengungsi, penggunaan alat komunikasi dan lainnya.
"Karena personel kami yang terbatas, maka bila suatu saat dibutuhkan dalam kondisi mendesak para relawan sudah siap dengan segala kemungkinan. Apalagi kami masih terus siaga terkait kondisi iklim yang tergolong kemarau basah. Juga dengan masih adanya pemantauan terhadap Kawah Timbang di Dataran Tinggi Dieng," ungkap Tursiman.
Label:
Berita Banyumas
04.09
Ditinggal Makan Siang di Klaten, Kaca Mobil Dipecah
Laporan Wartawan Tribun Jogja, Obed Doni
TRIBUNJATENG.COM, KLATEN – Modus pecah kaca mobil terulang lagi. Hayati Sari Utami (36), warga Dukuh Randu Alas, Desa Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah, kali ini menjadi korban. Hanya sekitar seperempat jam ditinggal makan, kaca pintu mobil sebelah kiri dipecah dan barang-barangnya raib.
“Saya baru makan di warung makan. Sekitar 15 menit, saya dapat kabar jika kaca mobil saya dipecah. Kemudian, saya langsung mengecek mobil saya dan ternyata benar. Kedua tas saya yang berisi dokumen-dokumen penting sudah hilang ketika saya periksa di dalam mobil,” tuturnya, di Klaten, Senin (24/6/2013).
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Tribun Jogja, kejadian yang dialami Hayati tersebut berawal ketika korban makan siang di Warung Makan Bu Suharti, tepatnya berada di Dukuh Macanan, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Sebelum masuk ke warung itu, dia memarkirkan kendaraannya di dekat warung.
Kemudian korban menyantap makan siangnya di warung tersebut. Setelah 15 menit berlalu dan dirinya selesai makan, seorang anak yang tak dikenalnya datang menghampiri korban. Lalu anak itu memberikan kabar yang mengejutkannya. Anak itu memberitahu jika kaca mobilnya telah dipecah orang tidak dikenal.
Tanpa berpikir panjang, korban kemudian mengecek mobilnya. Apa yang dikatakan anak tersebut ternyata benar adanua. Kaca pintu mobil bagian depan kiri dalam kondisi pecah. Korban yang merasa meninggalkan barang-barangnya di dalam mobil kemudian mengecek ke dalam.
Semua barang yang diletakkannya di jok bagian tengah sudah tidak berada di tempatnya lagi. Dua buah tas, tas ransel dan tas tangan yang berisi berbagai dokumen penting, seperti macam-macam dokumen. ATM, dan buku cek atas nama korban, hilang. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian total 1,5 juta.
Merasa telah menjadi korban pencurian, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Klaten. “Kami telah menerima laporannya. Tindak lanjut berupa penyelidikan pelaku masih kami lakukan,” ucap Kasubag Humas Polres Klaten, AKP Sugiyanto.
Label:
JATENG
04.07
Putri Cilacap Berharap Jalanan Mulus Bebas Jengglongan
Oleh linasophy pada 14 Juni 2013 | Dibaca 220 kali
Dalam kesempatan FGD Bersama KPK RIkemarin, Kamis (13/06/2013) diikuti oleh beberapa elemen masyarakat yang tergabung dalam berbagai komunitas. Acara yang diselenggarakan untuk kegiatan sosialisasi dari KPK RI untuk menyebarkan semangat dan mengajak warga masyarakat turut serta dalam upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi. KPK RI dalam menjalankan tugasnya tidak bisa sendiri, untuk itu mereka menggandeng elemen masyarakat untuk turut serta berperan aktif.
Dalam sesi workshop yang dilaksanakan kemarin, peserta yang terdiri dari berbagai komunitas dibagi dalam beberapa kelompok. Kegiatan yang dilakukan yaitu dari mulai menggali kekuatan permasing-masing peserta kemudian menggabungkannya. Serta mengumpulkan mimpi-mimpi yang diangankan apabila Cilacap bebas korupsi.
Dari mimpi-mimpi yang diangankan setiap peserta yang hadir tergambarlah bahwa kita semua menginginkan Cilacap ini bebas dari korupsi. Dan berbekal dari kekuatan masing-masing yang telah tergali sekiranya bisa menjadi modal kekuatan yang super kuat untuk memberantas korupsi.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh wakil duta mas dan mbak Cilacap yaitu mbak Egyn dan mas Guntur. Dalam kesempatan tersebut mba Egyn mengutarakan mimpi bahwa ia sangat ingin jalanan Cilacap segera mulus bebas dari lubang (jengglongan). Alangkah menyedihkan bahwa jalanan yang penuh lubang itu telah merenggut banyak nyawa sia-sia.
Disela acara, saat mas dan mbak Cilacap ini ngobrol ringan dengan saya, mereka mengaku senang mengikuti acara ini. Sangat mendukung gerakan anti korupsi dan akan segera membagi pengalaman yang didapat hari itu kepada teman-teman organisasinya.
Jika kita benar-benar bersemangat dan bertekad bersama untuk memberantas dan mencegah tindak korupsi, saya yakin dan optimis usaha ini akan membuahkan hasil. Seperti mimpi mbak Egyn yang saya rasa adalah mimpi semua warga masyarakat bahwa jalanan yang penuh jengglongan di Cilacap sudah saatnya dibetulkan. Jadi mari bulatkan tekad galang semua kekuatan untuk memberatas korupsi di Cilacap.
sophy
Label:
Seputar Cilacap
04.04
Kupu Dayoh
Oleh Sobat Bercahaya pada 19 April 2013 | Dibaca 415 kali
Kapan sedulur kabeh terakhir weruh kupu dayoh?
Nek inyong mbene wingi bengi weruh kupu dayoh sing mlebu umah. Gie buktine, apik kan. Bebek kon ora silem fotone dewek kon ora dialem
Apasih kupu dayoh gue?
Kupu dayoh gue ya hewan sing nggaweh tanda – tanda ana wong sing arep teka mengumaeh sing dipencloki kupu gue.
Kupu dayoh adalah hewan yang menandakan akan datangnya seorang tamu kerumah yang dihinggapi kupu tersebut.
Tenger kupu dayoh sing menclok gue sih mitos. Sampean arep percaya apa ora ya jenenge mitos kadang kebeneran kadang ya ora.
Kupu dayoh, kupu-kupu apa maning mbuh jenenge apa, siki wis jarang banget keton yaa. Padahal mbien amben dina bisa weruh kupu pada mabur nang pinggir umah.
Seliane kupu siki kewan kaya kunang, kinjeng, walang lan kewan penghias lingkungan liane tambah langka bae koh. Apa mengkone anak-anake sampean lan anake inyong mukur ngerti kewan kaya gue mukur tekan buku sing ana gambare kewan gue, atawa weruh tekan tipi tipi sing uwis ngrekam, kaya ndene siaran Discovery Chanel utowo nang youtube
Label:
Ngapak-ngapak
04.03
Dos-dosan Dolananku Jaman Cilik
Oleh umam pada 21 April 2013 | Dibaca 483 kali
Tesih pada kemutan ora ndisit cilikane sering dolanan dos dosan. apa gue heyuh dos-dosan, sapa sing ngerti ngacung? coba disimak ya, jejel nek nang nggone rika apa jenenge.
Dolanan dos-dosan kaya gie
Sing jenenge dos-dosan ya gue sejenis dolanan tradisional sing sok dolanna nang bocah cilik-cilik pas jamanku ya gue nang desa MargasariSidareja, Cilacap.mbuh siki esih ana sing dolanan ora, soale enyong wis ra tau weruh bocah pada dolanan kaya gue. Dolanan gie biasane ndisit seringe dimaina pas sore-sore sekitar jam 3an terkadang bar bali sekolah SD ngesogna tas tok terus dolanan, wayah liane biasane bar Magrib pas wayaeh bar rampung ngaji nang langgar.
Dolanan gie intine ngeseli banget, nang kesehatan juga marekna apik lan seger. Soale dolanan gie mlayu-mlayu, uber-uberan sampai kena. Dos-dosan gie bisa dimainna nang wong pira bae, pokoke ora nganggo itungan lah. Cara dolananne ya gue dibagi rong grup, nek nganggo arah ya siji nang belah kulon siji nang belah wetan lan setiap grup disogi semacam pos lah, pose biasane nganggo bata sing mandan gedhe. Adoeh antara pos wetan karo kulon ya paling mung 100 meter, terus nang ngarep masing-masing pos belah tengen ana pos (ya biasane tengere nganggo bata) gue semacam kaya penjara nggo nahan musuhe nek pas diuber kena.
Ayuh siki mulai dolanan, gue pose nek arep maju meng ngerep (meng arah lawan) diidek gisit. terus sampean juga ngidek pose sampean terus nguber aku, lah nek aku ngidek posku maning kwe dadi diuber nang aku, kaya gue seteruse terus uber-uberan sampai ana sing kena. Nek di uber misale sampean koh kecawel berarti gue mlebu penjara posku, terus sampe ana kancane sing nulungi nang penjara sanding posku. Cara nulungi sing nang penjara gue misale kancane sampean sing nang penjara sampean kudu mlayu nyawel bocah gue sing nang sanding posku, tapi aja sampe keburu nang aku, mengko nek kena malah pada-pada mlebu penjara.
Menange nang dolanan dos-dosan gie yakuwe nek sampe pose sampean ora ana sing jaga, terus kelobonan nang enyong apa nang barite enyong. Carane men pose kosong kudune ana sing maju meng perek lawan terus di gawa puter-puter mlayu, dadi siji lawan siji muter-muter, engko nek gari siji terus kancane pada kena mlebu penjara otomatis kan kudu nyelametna, lah pas gue kan maju mengarep pas maju cepet-cepet gawe strategi men bisa midek pose lawane gue. Pas kepidek langsung deh ngomong DOSSSSSSS……!!!!
Nek kaya gue jenenge menang. wis monggo njejel nek nanggone sampean jejenge apa pada? oh iya ana sing kelalen Dolanan gue kudu masing-masing jumlah bocahe pada.
maturnuwun, semeno bae ya nek ana sing urung paham ya undang enyong bae, engko tak jelasna lan tak waraih.
Label:
Ngapak-ngapak














